Search This Blog

Wednesday, July 1, 2015

Modul Trobleshooting II

PRAKTIKUM II

I.     JUDUL PERCOBAAN
       Merakit PC

II.   TUJUAN PRAKTIKUM
1     Mahasiswa dapat mempelajari cara merakit PC yang benar dan aman.
     2.    Mahasiswa bisa menganalisa terhadap troubelshooting yang terjadi pada merakit PC .

III. ALAT DAN BAHAN
       1 Personal Computer
       2 Obeng (+) & (-)

IV. TEORI DASAR
Sebelum kita memasang semua komponen komputer di dalam casing. Ada baiknya kita lakukan test drive terlebih dahulu motherboard yang akan di rakit. Hal ini di perlukan supaya kita bias mengetahui kondisi objektif dari  matherboar tersebut. Berikut langkah-langkahnya:
1.  Letakkan Motherboard di atas casing pada tempat yang aman jangan lupa beri alas dibawahnya dengan yang mengandung isolator.
2. Pasangkan konektor power dari power supply ke tempatnya di motherboard. Konektor harus diletakkan pada motherboard dengan posisi kabel berwarna hitam di tengah-tengah.
3. Pasanglah konektor speaker dari casing ke motherboard. Letak konektor perlengkapan casing di motherboard ada di kiri bawah, bisa berurut secara horizontal atau vertikal. Berikut ini hubungan dari    perlengkapan casing ke tempat pemasangannya:
- Speaker, 2 kabel dihubungkan ke motherboard 4 pin, 1 dan 4. Peletakan kabel yang terbalik tidak masalah. Pada motherboard tertulis SPK (speaker).
- LED power, 2 kabel ke motherboard 5 pin, 1 dan 5. Bila saat power dihidupkan lampu LED tidak menyala maka balikkan peletakkan kabel karena berarti peletakan kabel terbalik. Pada motherboard biasanya berdasarkan KEYLOCK. Pada casing lama yang memiliki kunci ditujukan 
untuk mengunci keyboard sehingga keyboard tidak berfungsi, maka kabel dari kunci dihubungkan ke pin nomor 2 dan 3 atau 3 dan 4 dari pin key-lock ini.
- Reset, 2 kabel ke motherboard 2 pin, 1 dan 2. Pada motherboard biasanyabertuliskan RST (reset).
       -  LED HDD, untuk membedakan indikator saat hardisk sedang bekerja.
4.  Pasanglah RAM pada slotnya sesuai dengan jenis RAM yang anda punya.
5. Pasanglah card monitor (sekarang lebih dikenal dengan nama salah satu jenis card monitor yaitu VGA             card) pada slot ekspansi yang sesuai dan card ekspansi lain.
6. Pasanglah kabel power dari casing ke jala-jala PLN, lalu nyalakan tombol power komputer.
7. Pasanglah keyboard pada konektornya di bagian belakang casing.
8. Pasanglah card I/O pada slot yang sesuai pada slot yang sebelah kanan untuk memudahkan nantinya saat pemasangan perkabelan dari card I/O ke disk drive. Hidupkan power komputer dan perhatikan respon yang tampil di layar monitor. Hingga tahap ini di layar ditampilkan kotak laporan dari BIOS berisi data-data perangkat keras komputer seperti tipe prosesor,         hardisk,floppy disk, memory dan port yang terpasang.
9.  Pasanglah kabel data floppy disk pada card I/O, perhatikan bahwa kabel nomor 1 harus benar terhubung ke pin nomor 1 di card I/O. Kabel ini terdiri dari 34 pin. Pin nomor 1 biasanya telah      tertulis atau             tidak ada keterangan biasanya nomor 1 dimulai dari sebelah kiri. Kabel nomor 1 pada kabel data floppy disk ditandai dengan garis merah sepanjang kabel. Pemasangan konektor pada drive menentukan drive yang mana menjadi drive A atau B. Konektor yang ujung untuk drive A, yang tengah untuk drive B. Pasangkan juga konektor power ke disk drive. Hidupkan komputer dan perhatikan respon yang ditampilkan oleh monitor. Setidaknya pesan yang keluar adalah meminta disket operating system.

10  Terkahir memasang  Hard disk dan CD-ROM. Kedua          komponen ini             dihubungkan dengan kabel data IDE connector yang memiliki jumlah pin 40. Kabel         IDE connector dihubungkan ke Primary IDE pada motherboard dengan 
   terlebih diatur hard disk sebagai primary master dan CD-ROM sebagai primary slave. Pengaturan ini dilakukan dengan setting jumper pada hard disk. Pada Komputer High End (P4 ke atas) ada mather boar yang menggunakan kabel sata (kecil). Nyalakan     kembali computer lihat tampilan bios yang menunjukan kalo hardisk sudah terpasang. Itulah langkah-langkah Test Drive komputer, dalam perakitan komputer ini tidak jarang kita menemui kegagalan, kegagalan yang terjadi akan diperingatkan oleh komputer melalui speaker internal dengan perbedaan bunyi "beep" tertentu. Jika terdengar satu bunyi "beep" pendek, dan ada tampilan pada layar, maka komputer yang kita rakit telah siap untuk dioperasikan.
V.   PROSEDUR PERCOBAAN
       1. Melakukan persiapan tool yang dibutuhkan seperti obeng (+) dan (-)
       2. Pastikan komputer dalam keadaan mati (Power off)
       3.  Melakukan instalasi processor dengan langkah-langkah sebagai berikut         
         1. Lokasikan soket Zif dan buka dengan menarik tangkai soket keatas
2. Masukkan CPU kedalam socket dengan menjaga keadaan tangkai soket ketika  memasukkan CPU
      3. Ketika memasukkan CPU harus memperhatikan orientasi yang benar ada petunjuk khusus pada pocessor dan socket.
         4. Dorong kebawah CPU dan kembalikan tangkai soket ke posisi semula.
         5. Letakkan Heatsink diatas CPU dan pasang pengikatnya dengan benar.
         6. Rangkaikan kabel fan (kipas) dengan supply

     7. Sangat disarankan menginstall dengan disertai manual dari motherboard
4.              Menginstall Memori
Jumlah slot dari memori tergantung dari slot yang tersedia pada MotherBoard. Cara pemasangan DIMM (SDRAM) :
1. Buka kancing socket
2. Periksa figure cetakan RAM
3. Masukkan modul SDRAM ke DIMM slot
4. Kunci/Tekan kembali kancing

5. Menginstall Video Card
1.   Cari Lokasi VIDEO CARD slot
2.   Pasang VIDEO CARD Port dengan hati-hati, tekan tegak lurus dengan bidang motherboard.
3.   Pemasangan peralatan lainnya pada slot PCI atau ISA seperti VGA Card, Sound Card dll caranya sama dengan pemasangan VIDEO CARD card. Perbedaan hanya jenis Slot yang akan dipasang.

       6. Menginstall HardDisk :
      1.    Cari Port IDE pada MotherBoard
2.    Pasang ujung kabel pada IDE connector, perhatikan warna merah pada kabel selalu terpasang pada bagian yang diberi tanda khusus pada IDE connector.
      3.    Pasang ujung lainnya pada HardDisk
4.    Pasang kabel supply HardDisk (perhatikan bentuk pasangan socket power supply)

       7. Menginstall Disk Drive :

      1. Cari Port FDD pada MotherBoard
2. Pasang ujung kabel pada FDD connector, perhatikan warna merah pada kabel  selalu terpasang pada bagian yang diberi tanda khusus pada FDD connector.
      3. Pasang ujung lainnya pada DiskDrive
4. Pasang kabel supply Disk Drive (perhatikan bentuk pasangan socket power supply)

8.    Menginstall Connector untuk Panel pada Chasing
1.   Pasang dengan teliti dan connector untuk panel depan Chasing.
2.  Posisi pin/kaki connector tergantung MotherBoard (lihat pada manual MB atau perhatikan data yang tertulis disekitar MotherBoard)

9. Menginstall Power Suplly untuk MotherBoard
Pasangkan kabel powersupply yang berwarna warni dari casing ke connector powersupply yang tersedia pada MotherBoard, dengan cara menekanconnector.
      10. Memasang Chasis panel Connector
Hubungkan port-port yang ada dengan peralatan yang ada seperti KeyBoard,        Mouse, Monitor, dll
11.  Aktifkan Komputer
 Sebelum mengaktifkan komputer pasang terlebih dahulu supply untuk casing   (220V) demikian juga untuk monitor.

12. Setting BIOS
Mensetting hal-hal yang diperlukam untuk mengoptimalkan peralatan yang terpasang pada Motherboard. Software BIOS tergantung pada pabrik pembuat MotherBoard.


VI. HASIL PENGAMATAN  

VII. ANALISA

VIII. KESIMPULAN 
Share:

0 comments:

Post a Comment

Total Pageviews

About Me

Powered by Blogger.

Followers

Translate

Recent Posts

Unordered List

Definition List

Pages

Theme Support