PRAKTIKUM II
I. JUDUL PERCOBAAN
Merakit
PC
II. TUJUAN PRAKTIKUM
1 Mahasiswa dapat mempelajari cara merakit PC
yang benar dan aman.
2. Mahasiswa
bisa menganalisa terhadap troubelshooting yang terjadi pada merakit PC .
III. ALAT DAN BAHAN
1 Personal Computer
2 Obeng (+) & (-)
IV. TEORI DASAR
Sebelum kita memasang semua
komponen komputer di dalam casing. Ada baiknya kita lakukan test drive terlebih
dahulu motherboard yang akan di rakit. Hal ini di perlukan supaya kita bias
mengetahui kondisi objektif dari
matherboar tersebut. Berikut langkah-langkahnya:
1. Letakkan Motherboard di atas casing pada
tempat yang aman jangan lupa beri alas dibawahnya dengan yang mengandung
isolator.
2. Pasangkan konektor power dari power supply ke
tempatnya di motherboard. Konektor harus diletakkan pada motherboard dengan
posisi kabel berwarna hitam di tengah-tengah.
3. Pasanglah konektor speaker dari casing ke
motherboard. Letak konektor perlengkapan casing di motherboard ada di kiri
bawah, bisa berurut secara horizontal atau vertikal. Berikut ini hubungan dari perlengkapan casing ke tempat pemasangannya:
- Speaker,
2 kabel dihubungkan ke motherboard 4 pin, 1 dan 4. Peletakan kabel yang
terbalik tidak masalah. Pada motherboard tertulis SPK (speaker).
- LED power, 2 kabel ke motherboard 5 pin, 1 dan 5. Bila saat power dihidupkan
lampu LED tidak menyala maka balikkan peletakkan kabel karena berarti peletakan
kabel terbalik. Pada
motherboard biasanya berdasarkan KEYLOCK. Pada casing lama yang memiliki kunci
ditujukan
untuk mengunci keyboard sehingga keyboard tidak berfungsi, maka kabel
dari kunci dihubungkan ke pin nomor 2 dan 3 atau 3 dan 4 dari pin key-lock ini.
- Reset,
2 kabel ke motherboard 2 pin, 1 dan 2. Pada motherboard biasanyabertuliskan RST
(reset).
- LED HDD, untuk membedakan indikator saat
hardisk sedang bekerja.
4. Pasanglah RAM pada slotnya sesuai
dengan jenis RAM yang anda punya.
5. Pasanglah card
monitor (sekarang lebih dikenal dengan nama salah satu jenis card monitor yaitu
VGA card) pada slot ekspansi
yang sesuai dan card ekspansi lain.
6. Pasanglah kabel power dari casing ke jala-jala PLN, lalu nyalakan
tombol power komputer.
7. Pasanglah keyboard pada konektornya
di bagian belakang casing.
8. Pasanglah card I/O
pada slot yang sesuai pada slot yang sebelah kanan untuk memudahkan nantinya
saat pemasangan perkabelan dari card I/O ke disk drive. Hidupkan power komputer
dan perhatikan respon yang tampil di layar monitor. Hingga tahap ini di layar ditampilkan
kotak laporan dari BIOS berisi data-data perangkat keras komputer seperti tipe
prosesor, hardisk,floppy disk, memory
dan port yang terpasang.
9. Pasanglah
kabel data floppy disk pada card I/O, perhatikan bahwa kabel nomor 1 harus
benar terhubung ke pin nomor 1 di card I/O. Kabel ini terdiri dari 34 pin. Pin
nomor 1 biasanya telah tertulis atau tidak ada keterangan biasanya nomor
1 dimulai dari sebelah kiri. Kabel nomor 1 pada kabel data floppy disk ditandai
dengan garis merah sepanjang kabel. Pemasangan konektor pada drive menentukan
drive yang mana menjadi drive A atau B. Konektor yang ujung untuk drive A, yang
tengah untuk drive B. Pasangkan juga konektor power ke disk drive. Hidupkan
komputer dan perhatikan respon yang ditampilkan oleh monitor. Setidaknya pesan
yang keluar adalah meminta disket operating system.
10 Terkahir memasang Hard
disk dan CD-ROM. Kedua komponen
ini dihubungkan
dengan kabel data IDE connector yang memiliki jumlah pin 40. Kabel IDE connector dihubungkan ke Primary IDE
pada motherboard dengan
terlebih diatur hard disk sebagai primary master dan CD-ROM
sebagai primary slave. Pengaturan ini dilakukan dengan setting jumper pada hard disk. Pada
Komputer High End (P4 ke atas) ada mather boar yang menggunakan kabel sata
(kecil). Nyalakan kembali computer
lihat tampilan bios yang menunjukan kalo hardisk sudah terpasang. Itulah
langkah-langkah Test Drive komputer, dalam perakitan komputer ini tidak jarang
kita menemui kegagalan, kegagalan yang terjadi akan diperingatkan oleh komputer
melalui speaker internal dengan perbedaan bunyi "beep" tertentu. Jika
terdengar satu bunyi "beep" pendek, dan ada tampilan pada layar, maka
komputer yang kita rakit telah siap untuk dioperasikan.
V. PROSEDUR PERCOBAAN
1.
Melakukan persiapan tool yang dibutuhkan
seperti obeng (+) dan (-)
2.
Pastikan komputer dalam keadaan mati
(Power off)
3. Melakukan instalasi processor dengan
langkah-langkah sebagai berikut
1. Lokasikan
soket Zif dan buka dengan menarik tangkai soket keatas
2. Masukkan CPU kedalam socket dengan menjaga
keadaan tangkai soket ketika memasukkan
CPU
3. Ketika
memasukkan CPU harus memperhatikan orientasi yang benar ada petunjuk khusus pada pocessor dan socket.
4. Dorong
kebawah CPU dan kembalikan tangkai soket ke posisi semula.
5. Letakkan
Heatsink diatas CPU dan pasang pengikatnya dengan benar.
6. Rangkaikan
kabel fan (kipas) dengan supply
7. Sangat disarankan menginstall dengan disertai manual dari motherboard
4. Menginstall Memori
Jumlah
slot dari memori tergantung dari slot yang tersedia pada MotherBoard. Cara
pemasangan DIMM (SDRAM) :
1.
Buka kancing socket
2.
Periksa figure cetakan RAM
3.
Masukkan modul SDRAM ke DIMM slot
4.
Kunci/Tekan kembali kancing
5. Menginstall Video Card
1. Cari Lokasi VIDEO CARD slot
2. Pasang VIDEO CARD Port dengan hati-hati,
tekan tegak lurus dengan bidang motherboard.
3. Pemasangan peralatan lainnya pada slot PCI
atau ISA seperti VGA Card, Sound Card dll caranya sama dengan pemasangan VIDEO
CARD card. Perbedaan hanya jenis Slot yang akan dipasang.
6. Menginstall HardDisk :
1. Cari Port IDE pada MotherBoard
2. Pasang ujung kabel pada IDE connector,
perhatikan warna merah pada kabel selalu terpasang
pada bagian yang diberi tanda khusus pada IDE connector.
3. Pasang ujung lainnya pada HardDisk
4. Pasang kabel supply HardDisk (perhatikan
bentuk pasangan socket power supply)
7. Menginstall Disk Drive :
1. Cari
Port FDD pada MotherBoard
2. Pasang ujung kabel pada FDD connector,
perhatikan warna merah pada kabel selalu
terpasang pada bagian yang diberi tanda khusus pada FDD connector.
3. Pasang
ujung lainnya pada DiskDrive
4. Pasang kabel supply Disk Drive (perhatikan
bentuk pasangan socket power supply)
8. Menginstall
Connector untuk Panel pada Chasing
1. Pasang dengan teliti dan
connector untuk panel depan Chasing.
2. Posisi pin/kaki connector
tergantung MotherBoard (lihat pada manual MB atau perhatikan data yang tertulis
disekitar MotherBoard)
9. Menginstall Power Suplly untuk
MotherBoard
Pasangkan kabel powersupply
yang berwarna warni dari casing ke connector powersupply yang tersedia pada
MotherBoard, dengan cara menekanconnector.
10. Memasang Chasis panel
Connector
Hubungkan port-port yang ada dengan peralatan yang ada seperti KeyBoard, Mouse, Monitor, dll
11. Aktifkan Komputer
Sebelum mengaktifkan komputer pasang terlebih dahulu
supply untuk casing (220V) demikian juga untuk monitor.
12. Setting
BIOS
Mensetting hal-hal yang
diperlukam untuk mengoptimalkan peralatan yang terpasang pada Motherboard.
Software BIOS tergantung pada pabrik pembuat MotherBoard.
VI. HASIL PENGAMATAN
VII. ANALISA
VIII. KESIMPULAN






0 comments:
Post a Comment