Search This Blog

Sunday, July 5, 2015

PRAKTIKUM III

I.    JUDUL PRAKTIKUM
      Pengukuran Komunikasi Serial

II. TUJUAN PRAKTIKUM
1.   Mampu menghubungkan 2 PC untuk dapat berkomunikasi lewat portserial RS-232
      2.   Mengetahui system pengkabelan untuk menghubungkan 2 PC lewat port serial
3.   Mengetahui cara pengukuran sinyal digital pada saluran komunikas idata serial 2 PC
4.   Mengetahui adanya pulsa star tbit, data bit (word), stop bit, even parity, dan odd parity
5.   Dapat membedaan setting portp ada pengiriman kode ASCII secaraa sinkron dengan membaca karakteristik susunan kode binery dan dikirimkan

III. ALAT DAN BAHAN
      -Personal Komputer
      -Kabel serial
      -Modul pengukuran
      -StorageOsciloscope
      -Hyperterminal
      -Minicom

IV. TEORI DASAR
Metode transmisi ini dipergunakan bila data ingin dikirimkan ternyata dibangkitkan dengan interval yang random (contohnya adalah mengirim karakter), maka setiap sinyal dari tiap karakter dalam jalur transmisi akan diber iidle (marking) dengan interval yang panjang diantara beberapa karakter.
Pada komunikasi asinkron ini maka receiver harus dapat mengsinkronkan kembali permulaan dari tiaptiap karakter yang diterima karena karakter yang dikirim telah terbungkus oleh satu start bit dan satu atau dua stopbit serta kemungkinan ditambahkan nyaparity, tetapi unstuck percobaan ini tidak dilakukan penambahan parity.

Pada Gb.1 ditunjukkan bahwa polaritas antara start bit dan stopbit adalah berbeda, perbedaan ini untuk meyakinkan bahwa minimum selalu ada transisi (101)

di antara masingmasing urutan karakter, dengan mengabaikan urutan bit dalam karakter yang dikirimkan. Pertama kali transisi 10 sesudah periode adanya idle akan dipergunakan receiver untuk menentukan permulaan karakter baru.
Kode ASCII merupakan kode alpha numeric yang paling popular yang dipakai dalam teknik telekomunikasi. Untuk mencari kode biner dari tiap karakter ASCII dapat dipergunakan table ASCII, sedangkan cara membaca table yaitu pada grafik kita ubah dulu menjadi bilangan biner, kemudian diubah menjadi bilangan hexadecimal dan kita bandingkan bilangan hexadecimal tersebut dengan table dibawah ini

V.  PROSEDUR PRAKTIKUM
1.   Sambungkan kabel serial pada PC 1 dan PC 2 (serial port).
2.   Pada computer ke 1 terminal transmit data (txD) yang berada pada pin no 2 dihubungkan ke computer ke 2 pada terminal receiver data (RxD) yang berada pada pin no 3.
3.   Pada computer ke1 terminal receiver data (RxD) yang berada pada pin no 3 dihubungkan ke computer ke 2 pada terminal transmit data (TxD) yang berada pada pin no 2
4.   Pada computer ke 1 terminal ground yang berada pada pin no 7 dihubungkan ke computer ke 2           pada terminal ground yang berada pada pin no 7. 
5.   Setting Hyperteminal/minicom pada kedua PC supaya dapat terkoneksi seperti praktikum sebelumnya
6.   Setting Hyperterminal:Bits per second= 2400Data bits= 8Parity= noneStop bits= 1Flow Control= none
7.   Ketik sebuah karakter“M”, kemudian pause pada DSO (DigitalStorageOsciloscope) dan gambar pada kertas Milimeter block Atur display pada DSO dengan mengatur [VOLT/DIV], [TIME/DIV] dan [DELAY]-Tunjukkan bagian mana yang disebut startbit, data, stopbit.- Kemudian lakukan hal yang sama untuk karakter“123”,“ABC”dan“a o b c”-Kemudian ganti parameter untuk kecepatan yang lainnya, parity lainnya.-Buat laporan sementara.

VI. PENGELOLAHAN DATA

VII. ANALISA


VIII. KESIMPULAN 
Share:

0 comments:

Post a Comment

Total Pageviews

About Me

Powered by Blogger.

Followers

Translate

Recent Posts

Unordered List

Definition List

Pages

Theme Support