PRAKTIKUM V
I. JUDUL PRAKTIKUM
Installasi Microsoft Windows
II. TUJUAN
PRAKTIKUM
1.
Mahasiswa dapat menginstall Microsoft Windows
III. ALAT DAN BAHAN
- PC
– CD Software Microsoft Windows
IV. TEORI DASAR
Sistem
operasi merupakan penghubung
antara pengguna komputer
dengan
perangkat keras komputer. Sebelum ada sistem operasi, orang hanya menggunakan
komputer dengan menggunakan
signal analog dan
signal digital. Seiring
dengan berkembangnya pengetahuan
dan teknologi, pada saat ini
terdapat berbagai sistem operasi dengan keunggulan masing-masing. Untuk
lebih memahami sistem operasi maka sebaiknya
perlu diketahui terlebih
dahulu beberapa konsep
dasar mengenai sistem operasi itu sendiri.
Pengertian sistem
operasi secara umum
ialah pengelolaan seluruh
sumber-daya yang terdapat pada sistem komputer dan menyediakan
sekumpulan layanan (system calls) kepada pemakai sehingga memudahkan dan
menyamankan penggunaan, serta
pemanfaatan sumber-daya sistem komputer
dapat lebih optimal.
1. Fungsi
Dasar
Sistem komputer
pada dasarnya terdiri
dari empat komponen
utama, yaitu perangkatkeras, program aplikasi, sistem-operasi, dan pengguna. Sistem operasi berfungsi untuk mengatur dan mengawasi penggunaan perangkat keras oleh berbagai program aplikasi serta para pengguna. Sistem operasi berfungsi ibarat pemerintah dalam suatu negara, dalam arti membuat kondisi komputer agar dapat menjalankan program secara benar. Untuk menghindari konflik yang terjadi pada saat pengguna menggunakan sumber-daya yang sama, sistem operasi mengatur pengguna mana yang dapat mengakses suatu sumber-daya. Sistem operasi juga sering disebut resource allocator. Satu lagi fungsi penting sistem operasi ialah sebagai program pengendali yang bertujuan untuk menghindari kekeliruan (error) dan penggunaan komputer yang tidak perlu.
2. Sasaran Sistem
Operasi
Sistem operasi
mempunyai tiga sasaran
utama yaitu kenyamanan
= membuat penggunaan komputer
menjadi lebih nyaman,
efisien = penggunaan
sumber-daya sistem komputer
secara efisien, serta
mampu berevolusi artinya
sistem operasi harus dibangun
sehingga memungkinkan dan
memudahkan pengembangan, pengujian serta pengajuan sistem yang baru.
V. PROSEDUR
PRAKTIKUM
1. Hidupkan PC anda dan tekan tobol Del untuk
masuk ke Bios.
2. Selanjutnya
konfigurasi Bios PC
untuk melakukan Booting
dengan
menggunakan
CD ROM.
3. Masukkan CD
Windows XP anda
kedalam CD-ROM dan
tekan F10 untuk keluar dari
Bios anda.
4. Tunggu beberapa saat sampai muncul tulisan
Press any key to boot from CD di layar monitor anda.
5.
Saat booting pertama
sekali PC anda
tekan Enter untuk
melakukan proses menginstal
seperti pada gambar di bawah ini.
6. Pada
saat muncul tampilan
seperti dibawah ini
tekan tombol Enter
untuk
melanjutkan proses
menginstal PC anda.
7. Pada
saat muncul layar
windows xp licensing
agreement dibawah ini
tekan tobol
F8 sebagai persetujuan
anda dengan lisensi
yang diberikan oleh
pihak Microsoft.
8.
Selanjutnya kita akan
melakukan proses partisi
pada hardisk kita,
langkah-langkah mempartisi hardisk dapat kita lakukan sebagai
berikut:
a. Tekan
tombol c untuk
melakukan pembagian partisi
pada hardisk
anda
(create partition)
b. Isikan jumlah partisi yang ingin anda buat
untuk drive C anda, pada bagian
ini
penulis memberi 10000 MB. Setelah anda mengisi jumlah hardisk yang
ingin anda
buat tekan tombol
Enter untuk menciptakan
jumlah partisi
c.
Selanjutnya arahkan pointer
anda ke sisa
hardisk yang belum
dipartisi, selanjutnya tekan
tombol C (create
partition) untuk membuat
partisi berikutnya.
d. Isikan jumlah partisi yang ingin anda buat
untuk drive D anda, pada bagian
ini
penulis memberikan jumlah sisa dari hardisk yang ada. Pada bagain ini
penulis
cuma menciptakan 2 partisi dan apabila anda ingin membuat lebih
dari
2 partisi anda dapat melakukan langkah c dan d.
9. Sebelum kita
melakukan proses instalasi
windows kita terlebih
dahulu harus memboksat partisi
dimana kita akan menginstal windows.
10. XP memiliki
kemampuan untuk melakukannya
secara otomatis. Pilih
boksat partisi dengan sistem
file NTFS yang
normal, lalu Enter.
Selama boksat berlangsung akan
muncul progress-nya, begitu
juga saat proses
setup sampai pada penyalinan
file ke folder
instalasi Windows. Proses
ini memerlukan waktu beberapa
menit.
11. Setelah
proses copy selesai, kita harus me-restart
PC. Setelah itu tekan [Enter] untuk mulai me-restart PC.
12. Kita
mulai masuk ke proses instalasi XP, yang secara otomatis akan menginstal juga berbagai driver untuk perangkat yang ada di PC kita. Jadi kita
tidak perlu lagi menginstal driver dari tiap perangkat tersebut.
13. Muncul boks Regional and Language Options. Untuk melakukan proses seting ini klik
Costumize seperti pada gambar dibawah ini.
14. Pada bagian
berikunya akan tampil
boks Personalize Your
Software, anda dapat menulis name
and organization anda sesuai dengan ke inginan anda.
15. Pada bagian
ini akan tampil
boks Your Product
Key untuk mengisi
serial number windows xp anda. Penulis harapkan anda isi serialnya
dengan benar.
16. Pada bagian
boks Date and
Time Settings seperti
gambar dibawah ini,
anda diharapkan untuk mengatur
tanggal dan jam
yang sesuai dengan
zona tempat anda tinggal,
setelah anda selesai
melakukan setting tanggal
dan waktu klik Next untuk melanjutkan.
17. Pada
bagian boks Networking
Settings kita akan
melakukan pengaturan
jaringan
yang akan kita
gunakan. Pada pengaturan
jaringan ini anda
dapat memilih Typical Settings seperti pada
gambar di bawah ini. Untuk melanjutkan kebagian
berikutnya klik Next.
18. Pada bagian boks
Workgroup or Computer
Domain kita akan
melakukan pengisian nama Workgroup
atau domain PC
kita. Pada
bagian ini anda
boleh tidak mengganti nama Workgroup yang sudah ada dan untuk
melanjutkan klik Next.
19. Windows akan kembali
melanjutkan proses copy file.
20. Sebentar
lagi proses instalasi akan
selesai. Masuk ke
tahap "Finalizing
Installation", di mana Windows akan
menginstall Start menu icons, meregister
component, menyimpan setting
dan terakhir membuang
semua file temporary yang tadi
digunakan
21. Setelah
itu komputer akan merestart sendiri
22. Pertama kali Windows diload, Windows akan mengatur resolusi monitor
anda. Klik OK
23. Jika
anda senang dengan perubahan resolusi, klik OK
24. Windows akan menerima settingan komputer anda (apply the computer
setting). Silakan tunggu beberapa saat.
25. Tampilan "Welcome to
Microsoft Windows" akan tampil.
26. Klik
Next untuk melanjutkan.
27.
Selanjutnya anda akan
diminta untuk mengaktifkan
firewall dan update
otomatis
28. Windows akan mengecek
konektivitas internet atau
Local Area Network (LAN) komputer kita
29. Selanjutnya
Windows akan menanyakan
siapa saja yang
akan menggunakan computer anda.
Masukkan beberapa nama user
30. Selanjutnya akan muncul
ucapan Thank You dan juga Welcome
VI. HASIL PENGAMATAN
VII. ANALISA
VIII. KESIMPULAN






0 comments:
Post a Comment