Search This Blog

Thursday, July 2, 2015

Modul Troubleshooting (IV)

PRAKTIKUM V

I.    JUDUL PRAKTIKUM
      Installasi Microsoft Windows

II.  TUJUAN PRAKTIKUM
      1. Mahasiswa dapat menginstall Microsoft Windows

III. ALAT DAN BAHAN
      -  PC  
      – CD Software Microsoft Windows
     
IV. TEORI DASAR
       Sistem  operasi  merupakan  penghubung  antara  pengguna  komputer  dengan
perangkat keras komputer. Sebelum ada sistem operasi, orang hanya menggunakan komputer  dengan  menggunakan  signal  analog  dan    signal  digital.  Seiring  dengan  berkembangnya pengetahuan dan teknologi, pada  saat ini terdapat  berbagai sistem  operasi dengan keunggulan masing-masing. Untuk lebih memahami sistem operasi  maka  sebaiknya  perlu  diketahui  terlebih  dahulu  beberapa  konsep  dasar  mengenai  sistem operasi itu sendiri. 
     Pengertian  sistem  operasi  secara  umum  ialah  pengelolaan  seluruh  sumber-daya yang terdapat pada sistem komputer dan menyediakan sekumpulan layanan (system calls) kepada pemakai sehingga memudahkan dan menyamankan penggunaan, serta 
       pemanfaatan sumber-daya sistem komputer dapat lebih optimal. 
1.  Fungsi Dasar  
            Sistem  komputer  pada  dasarnya  terdiri  dari  empat  komponen  utama,  yaitu  perangkat
keras,  program  aplikasi,  sistem-operasi,  dan  pengguna.  Sistem operasi berfungsi untuk mengatur dan mengawasi penggunaan perangkat keras oleh berbagai program aplikasi serta para  pengguna. Sistem operasi berfungsi ibarat  pemerintah  dalam  suatu  negara,  dalam  arti  membuat  kondisi  komputer  agar dapat menjalankan program secara benar. Untuk menghindari konflik yang  terjadi  pada  saat  pengguna  menggunakan  sumber-daya  yang  sama,  sistem  operasi  mengatur  pengguna  mana  yang  dapat  mengakses  suatu    sumber-daya.  Sistem  operasi  juga  sering  disebut  resource  allocator.  Satu  lagi  fungsi  penting  sistem  operasi  ialah  sebagai  program  pengendali  yang  bertujuan  untuk  menghindari kekeliruan (error) dan penggunaan komputer yang tidak perlu. 
       2.  Sasaran Sistem Operasi 
            Sistem  operasi  mempunyai  tiga  sasaran  utama  yaitu  kenyamanan  =  membuat penggunaan  komputer  menjadi  lebih  nyaman,  efisien  =  penggunaan  sumber-daya  sistem  komputer  secara  efisien,  serta  mampu  berevolusi  artinya  sistem operasi  harus  dibangun  sehingga  memungkinkan  dan  memudahkan pengembangan, pengujian serta pengajuan sistem yang baru.

V.   PROSEDUR PRAKTIKUM
       1.  Hidupkan PC anda dan tekan tobol Del untuk masuk ke Bios. 
       2.  Selanjutnya  konfigurasi  Bios  PC  untuk  melakukan  Booting  dengan 
            menggunakan CD ROM. 
3. Masukkan  CD  Windows  XP  anda  kedalam  CD-ROM  dan  tekan  F10  untuk keluar dari Bios anda. 
4.  Tunggu beberapa saat sampai muncul tulisan Press any key to boot from CD di layar monitor anda. 
5.  Saat  booting  pertama  sekali  PC  anda  tekan  Enter  untuk  melakukan  proses menginstal seperti pada gambar di bawah ini. 
       6.  Pada  saat  muncul  tampilan  seperti  dibawah  ini  tekan  tombol  Enter  untuk
            melanjutkan proses menginstal PC anda. 
7.  Pada  saat  muncul  layar  windows  xp  licensing  agreement  dibawah  ini  tekan  tobol  F8  sebagai  persetujuan  anda  dengan  lisensi  yang  diberikan  oleh  pihak Microsoft. 
8.  Selanjutnya  kita  akan  melakukan  proses  partisi  pada  hardisk  kita,  langkah-langkah mempartisi hardisk dapat kita lakukan sebagai berikut: 
a.  Tekan  tombol  c  untuk  melakukan  pembagian  partisi  pada  hardisk
      anda (create partition) 
            b.  Isikan jumlah partisi yang ingin anda buat untuk drive C anda, pada bagian
                 ini penulis memberi 10000 MB. Setelah anda mengisi jumlah hardisk yang
                 ingin  anda  buat  tekan  tombol  Enter  untuk  menciptakan  jumlah  partisi
c.  Selanjutnya  arahkan  pointer  anda  ke    sisa  hardisk  yang  belum  dipartisi, selanjutnya  tekan  tombol  C  (create  partition)  untuk  membuat  partisi berikutnya. 
            d.  Isikan jumlah partisi yang ingin anda buat untuk drive D anda, pada bagian
                 ini penulis memberikan jumlah sisa dari hardisk yang ada. Pada bagain ini
                 penulis cuma menciptakan 2 partisi dan apabila anda ingin membuat lebih
                 dari 2 partisi anda dapat melakukan langkah c dan d. 
9. Sebelum  kita  melakukan  proses  instalasi  windows  kita  terlebih  dahulu  harus memboksat partisi dimana kita akan menginstal windows. 
10. XP  memiliki  kemampuan  untuk  melakukannya  secara  otomatis.  Pilih  boksat partisi  dengan  sistem  file  NTFS  yang    normal,  lalu  Enter.  Selama  boksat berlangsung  akan  muncul  progress-nya,  begitu  juga  saat  proses  setup  sampai pada  penyalinan    file    ke    folder    instalasi  Windows.  Proses  ini  memerlukan waktu beberapa menit. 
11.  Setelah proses copy  selesai, kita harus me-restart PC. Setelah itu tekan [Enter] untuk mulai me-restart PC. 
12.  Kita mulai masuk ke proses instalasi XP, yang secara otomatis akan menginstal  juga berbagai driver untuk  perangkat yang ada di PC kita. Jadi kita tidak perlu lagi menginstal driver dari tiap perangkat tersebut. 
13. Muncul boks Regional and Language Options. Untuk melakukan proses seting ini klik Costumize seperti pada gambar dibawah ini.  
14.  Pada  bagian  berikunya  akan    tampil  boks  Personalize  Your  Software,  anda dapat menulis name and organization anda sesuai dengan ke inginan anda. 
15. Pada  bagian  ini  akan  tampil  boks  Your  Product  Key  untuk  mengisi  serial number windows xp anda. Penulis harapkan anda isi serialnya dengan benar.  
16. Pada  bagian  boks  Date  and  Time  Settings  seperti  gambar  dibawah  ini,  anda diharapkan  untuk  mengatur  tanggal  dan  jam  yang  sesuai  dengan  zona  tempat anda  tinggal,  setelah  anda  selesai  melakukan  setting  tanggal  dan  waktu  klik Next untuk melanjutkan.
17.  Pada  bagian  boks  Networking  Settings  kita  akan  melakukan  pengaturan
               jaringan  yang  akan  kita  gunakan.  Pada  pengaturan  jaringan  ini  anda    
  dapat memilih Typical Settings seperti pada gambar di bawah ini. Untuk  melanjutkan kebagian berikutnya klik Next.
18. Pada  bagian  boks  Workgroup  or  Computer  Domain  kita  akan  melakukan pengisian  nama  Workgroup  atau  domain  PC  kita.  Pada  bagian  ini  anda  boleh tidak mengganti nama Workgroup yang sudah ada dan untuk melanjutkan klik Next. 
19. Windows akan kembali melanjutkan proses copy file.  
20.  Sebentar      lagi      proses      instalasi      akan      selesai.      Masuk    ke    tahap   "Finalizing Installation",  di mana Windows akan menginstall Start menu icons, meregister  component,  menyimpan  setting  dan  terakhir  membuang  semua  file temporary yang tadi digunakan 
21. Setelah itu komputer akan merestart sendiri 
22. Pertama kali Windows diload, Windows akan mengatur resolusi monitor anda. Klik OK 
23. Jika anda senang dengan perubahan resolusi, klik OK 
24.  Windows akan menerima settingan komputer anda (apply the computer setting). Silakan tunggu beberapa saat. 
25. Tampilan "Welcome to Microsoft Windows" akan tampil. 
26. Klik Next untuk melanjutkan. 
27.  Selanjutnya  anda  akan  diminta  untuk  mengaktifkan  firewall  dan  update
       otomatis 
28. Windows  akan  mengecek    konektivitas  internet  atau  Local  Area  Network (LAN) komputer kita 
29. Selanjutnya  Windows  akan  menanyakan    siapa  saja  yang  akan  menggunakan computer anda. Masukkan beberapa nama user 
30. Selanjutnya akan muncul ucapan Thank You dan juga Welcome

VI. HASIL PENGAMATAN  

VII. ANALISA

VIII. KESIMPULAN 
Share:

0 comments:

Post a Comment

Total Pageviews

About Me

Powered by Blogger.

Followers

Translate

Recent Posts

Unordered List

Definition List

Pages

Theme Support